King Of Red Sea - Bab 159 Kesempatan Emas

Bekas luka yang mengerikan terlihat di punggung Cloud satu per satu membentuk garis panjang.

Salah satu bekas luka itu panjangnya lebih dari sepuluh sentimeter!

Pada saat itu, hati Aeris bergetar.

Dia mendekat perlahan, dengan tangan ramping dan halusnya dengan lembut bertumpu pada punggung Cloud.

Dia belum pernah melihat bekas luka seperti itu.

Bahkan lebih sulit untuk membayangkan bagaimana Cloud bisa mendapat bekas luka seperti itu.

"Apakah itu menyakitkan?"

Aeris bertanya dengan canggung.

Cloud berhenti sejenak dan berkata dengan tenang, "Tidak sakit."

Aeris tidak tahu sampai sekarang bahwa Cloud sangat menderita setelah berpisah darinya.

Dia perlahan membuka tangannya dan memeluk punggung Cloud yang tebal dan gagah dari belakang.

Uap di dalam ruangan itu cukup tebal.

Dengan bingung, Cloud berkata, "Sayang, kancing di pakaianmu menekanku, bisakah kamu melepasnya?"

“Hmm..” Aeris menjawab dengan acuh tak acuh.

Diiringi dengan suara ‘Gemericik air’ Aeris melepaskan pakaiannya.

Cloud berkata lagi: "Sayangku, tiba-tiba aku merasa kedingingan, bisakah kamu memelukku dengan erat?"

Aeris tidak berbicara, dan keduanya menjadi lebih dekat.

"Sayang, bibirku agak kering."

"Aku akan mengambilkanmu air." Kata Aeris.

"Terlalu jauh jika harus mengambil air dulu, aku butuh sekarang, kenapa kamu tidak mau melembabkan bibirku dengan bibirmu?"

Cloud berbalik dan menatap Aeris yang matanya sudah kebingungan.

Dia memegang wajah Aeris yang halus dan tanpa cela dengan kedua tangan, dan perlahan menundukkan kepalanya.

"Brakkk!"

Pintu itu tiba-tiba terbuka.

"Kakak ipar, kakak, aku datanggg!"

Denzel berteriak dan masuk.

Aeris, terkaget, secara refleks mendorong Cloud menjauh.

Hal ini membuat Cloud jatuh terbalik ke air.

Tidak lama kemudian, teriakan Denzel sudah terdengar dari dalam ruangan privat itu.

"Kakak ipar, maafkan aku!"

"Kakak, jangan pukul kakak ipar dong! Jangan bertengkar, sampai bengkak seperti itu!"

Selagi bermain-main, uap di dalam ruangan semaki tebal.

Mata Aeris menatap Cloud dengan tatapan bingung.

...

Keluarga Xorn di ibu kota provinsi.

Lebih dari satu jam yang lalu, Priest dengan paksa menghabisi sebuah keluarga kecil.

Dia kembali membawa hadiah yang banyak dan pada saat yang sama memanggil beberapa anggota keluarga dekatnya ke rumah bangsawan.

Malam ini, mereka akan mengadakan pesta besar.

Di satu sisi, itu untuk merayakan keluarga mereka yang akan segera bergabung dengan keluarga no 1 di provinsi Jiangzhou.

Di sisi lain, dia juga perlu menjilat Hugo.

Segera, banyak kerabat dari Keluarga Xorn mengambil tempat duduk mereka dan mulai mengobrol dengan bebas.

Sekelompok anak muda dalam keluarga ini sekarang bahkan menjadi lebih energik.

Mereka membicarakan tentang bagaimana mencari uang, bagaimana cara membeli mobil sport untuk bertemu dengan artis dan meniduri model cantik.

Priest turun dari lantai atas dan para tamu segera menyambutnya dengan hangat.

"Kak Xorn, kamu adalah pahlawan besar bagi keluarga kita."

"Kalau momentum ini terus berlanjut, bukan saja menjadi keluarga nomor 1 di provinsi, menjadi keluarga terbesar di kawasan timur ini sudah ada di depan mata."

"Kak Xorn benar-benar seorang jenius, membuat saudara-saudara lainnya jadi iri dan cemburu."

"Mulai sekarang, keluarga kita akan tumbuh subur dan berkembang dan itu semua karena jerih payah Kak Xorn."

"Sekarang aku sarankan agar setiap orang berdiri dan bersulang untuk Kak Xorn."

Tepat ketika semua orang bersorak, kepala pelayan itu bergegas masuk.

Kepala pelayan berkata kepada Priest, "Tuan, Bos Renzy ada di sini."

Priest sangat senang ketika dia mendengar Bos Renzy datang.

Ini adalah kesempatan yang datang sekali seumur hidup untuk mendapat perhatian Bos Renzy!

Priest tahu bahwa Renzy sama seperti putranya, suka bermain dengan wanita yang lebih tua.

Novel Terkait

Gadis Penghancur Hidupku  Ternyata Jodohku

Gadis Penghancur Hidupku Ternyata Jodohku

Rio Saputra
Perkotaan
6 tahun yang lalu
Hanya Kamu Hidupku

Hanya Kamu Hidupku

Renata
Pernikahan
6 tahun yang lalu
1001Malam bersama pramugari cantik

1001Malam bersama pramugari cantik

andrian wijaya
Merayu Gadis
6 tahun yang lalu
Doctor Stranger

Doctor Stranger

Kevin Wong
Serangan Balik
6 tahun yang lalu
Cinta Adalah Tidak Menyerah

Cinta Adalah Tidak Menyerah

Clarissa
Kisah Cinta
7 tahun yang lalu
His Soft Side

His Soft Side

Rise
CEO
6 tahun yang lalu
Wanita Yang Terbaik

Wanita Yang Terbaik

Tudi Sakti
Perkotaan
6 tahun yang lalu
Kakak iparku Sangat menggoda

Kakak iparku Sangat menggoda

Santa
Merayu Gadis
6 tahun yang lalu