Beautiful Lady - Bab 179 Kesalahnya Hanya Bisa Di Tanggung Olehnya.
Setelah ia mengambil topi di lemari pakaian Cora Qi, kemudian Darian Wu berjalan keluar!
Darian Wu menaiki taksi dan pergi ke tempat pertemuannya bersama Anna dengan sangat lancar. Hotel itu berada di tempat yang terpencil dan tenang, sangat cocok untuk tempat pertemuan!
Begitu Darian Wu keluar dari mobil, dia melihat seorang pria vulgar melakukan hal-hal jorok di bawah pohon kecil di pinggir jalan!
Mata orang vulgar itu setengah terangkat dan kepalanya melihat ke depan, air liur dari sudut mulutnya mengalir membentuk sebuah garis, yang lebih menjijikkan lagi adalah tangan kanannya sedang dimasukkan ke dalam selangkangannya, dia terus menerus menggosoknya!
Darian Wu mengikuti arah pandangan pria vulgar itu yang sedang melihat ke depan, dia berjalan kearah sana dan ternyata objek dari fantasi pria vulgar ini adalah Anna!
Anna mengenakan satu set piyama sedikit tembus pandang, dia berdiri di balkon dengan rambutnya yang baru dicuci, sosok montoknya samar-samar terlihat di bawah penerangan lampu jalan, hal itu sangat menggoda! Terutama sepasang gunung besar di bagian dadanya, bergoyang-goyang dan melompat-lompat seperti dua kelinci putih yang ingin lompat keluar dari piyamanya...
Darian Wu hanya melihatnya sebentar, perasaan panas muncul di hatinya, dia hampir tidak bisa menahannya!
Pantas saja pria vulgar itu tidak bisa menahannya, selama dia adalah pria normal, maka tidak akan ada yang bisa tahan melihat pemandangan seperti itu!
Darian Wu melihat bahwa pria malang itu masih sangat muda, dia berusia awal dua puluhan, wajahnya sangat hitam, pakaiannya terlihat penuh berlumpur dan rusak, dia mungkin seorang pekerja migran di sekitar lokasi ini!
Demi tubuh pemuda itu, pada saat yang sama ia juga mengkhawatirkan pria ini akan datang ke kamar hotel untuk mengintip, Darian Wu merasa perlu untuk mengusirnya!
"Anak muda, sudah cukup, sudah saatnya untuk pergi!"
Darian Wu berjalan ke arah bocah itu dan menepuk pundaknya.
Pemuda itu terkejut, seluruh tubuhnya bergetar, dia menoleh dan berkata dengan marah: "Ap hubungannya denganmu, pergi dari sini, jangan ganggu kebahagiaanku!"
Orang ini cukup kasar, dia mengeluarkan tangan kanannya dari selangkangannya, memberi isyarat ingin memukul Darian Wu!
"Objek perzinahanmu barusan, adalah wanitaku tahu tidak? Cepat pergi sana, atau aku akan menelepon polisi!"
Ekspresi wajah Darian Wu terlihat tegas, dia berkata dengan galak.
Pria itu sedikit ketakutan ketika dia mendengar bahwa Darian Wu akan memanggil polisi, dia memelototi Darian Wu dan berjalan pergi!
Darian Wu memperhatikan pria itu berjalan pergi sebelum dia kembali berjalan ke hotel!
"Darian Wu, aku sangat merindukanmu!"
Begitu Darian Wu Ze berjalan ke lantai dua, Anna terbang dan memberinya ciuman yang dalam!
Darian Wu buru-buru mendorong Anna, ia berkata dengan wajah dingin: "Aku datang menemuimu karena aku punya sesuatu yang penting untuk kutanyakan padamu, tapi aku di sini bukan untuk bersenang-senang! Masuk!"
Darian Wu membawa Anna dan masuk ke dalam kamar bersamanya!
“Katakan padaku, Carson Zhang dengan jelas sedang menjebakku, mengapa kamu tidak memberitahuku?” Setelah menutup pintu, Darian Wu menanyai Anna!
"Aduh! Bukannya aku tidak memberitahumu, tapi aku bahkan tidak tahu rencana apa yang akan direncanakan Carson Zhang terhadapmu!"
Anna duduk di sofa dengan marah, menatap Darian Wu dengan diam-diam kesal!
"Hal yang begitu penting saja kamu tidak tahu, jadi apa gunanya aku mengeluarkan uang untuk mempekerjakanmu?"
Meskipun saat itu dia mendapat rencana Carson Zhang dari Anna, tapi sepertinya hal itu tidak terlalu berguna saat ini, rencana tersebut hanya kerangka kasarnya saja, tidak ada rencana detailnya sama sekali, hal ini membuat Darian Wu kesal!
"Kamu tidak bisa menyalahkanku! Carson Zhang menyuruh seorang yang ahli dalam membuat jebakan, semua tata letak dilakukan oleh orang ahli itu, bahkan Carson Zhang tidak ikut campur di dalamnya, menurutmu bagaimana bisa aku menguping berita itu!" Anna berkata dengan tertekan!
Anna benar-benar tidak berbohong, Carson Zhang memang menyerahkan rencana jebakan ini kepada seseorang ahli membuat jebakan, dia hanya peduli pada hasil akhirnya dan tidak peduli dengan prosesnya! Karena itu, dia tidak terlibat langsung dengan rencana detailnya!
Ini membuat Anna tidak mungkin bertanya tentang rencana orang ahli pembuat jebakan itu dari mulut Carson Zhang!
Memang bagus memiliki uang banyak! Bahkan menjebak orang saja dia harus mengeluarkan uang untuk menanganinya, hal ini benar-benar membuat Darian Wu merasa putus asa!
"Anna, aku mengerti kesulitanmu. Tapi ku harap kamu bisa menemukan cara untuk mendapatkan informasi tentang rencana Carson Zhang, sehingga kami bisa memberi tahuku beritanya lebih awal, sehingga aku tidak hanya bisa menghadapinya dengan tenang, tapi juga bisa memutar balikkan keadaan, sehingga bisa membuat jebakan Carson Zhang tidak berhasil!"
Darian Wu menarik napas dalam-dalam, mengatur emosinya, menjaganya agar bisa menjadi lebih tenang, lebih baik jangan marah pada Anna! Kali ini dia telah di jebak oleh Zhang, bisa di anggap sebagai pelajaran! Masa lalu sudah berlalu, tapi sekarang dia harus membuat persiapan terlebih dahulu untuk tahap selanjutnya, dia masih membutuhkan berita dari Anna saat itu, jadi dia tidak bisa menyalahkan Anna!
"Darian Wu, apakah kamu tahu? Saat Carson Zhang menunjukkan padaku bahwa dia ingin menjebakmu dengan menyedihkan, hatiku merasa sangat sakit! Aku benar-benar ingin membantumu, aku ingin menyelamatkanmu! Tapi aku bukan siapa-siapa, aku hanya wanita kecil yang tidak punya uang, aku tidak berdaya sama sekali!"
Anna memindahkan pantat besarnya ke sisi Darian Wu, separuh tubuhnya menempel pada tubuh Darian Wu, tangannya mulai nakal dan berkeliaran di sekitar tubuh Darian Wu!
"Anna, silakan kamu duduk dengan baik, hidupku hampir berakhir saat ini, apakah aku masih berselera untuk melayanimu saat ini?"
Tanpa mendapat kabar apapun dari Anna, Darian Wu merasa sangat tertekan dan tidak bisa merasa tertarik padanya!
"Bodoh, bukankah kamu membenci Carson Zhang? Sekarang wanita Carson Zhang ada tepat di depanmu, berdasarkan posisimu saat ini, mengapa kamu tidak melampiaskan semua kebencianmu terhadap Carson Zhang padaku! Ayolah! Bermain dengan wanitanya Carson Zhang, biarkan dia merasakan wanitanya di selingkuhi, setelah selesai, suasana hatimu akan jauh lebih baik!"
Anna tidak tahan lagi, dia melepas piyamanya, anak ini, dia tidak memakai apapun di dalam, dia memperlihatkan tubuhnya di depan Darian Wu!
Apa yang Anna katakan barusan sangat mendorongnya, dia benar-benar membuat Darian Wu mempunyai ide untuk mencabuli wanitanya Carson Zhang!
"Kenapa kamu masih merasa bingung? Perkosa wanita Carson Zhang sesuka hatimu! Buat aku hingga kelelahan, serahkan semua kebencianmu padaku!"
Anna duduk di atas Darian Wu dengan mengangkang, ketika ia menegakkan tubunya, dia memasukkan dua buah dadanya ke dalam mulut Darian Wu!
Darian Wu masih bersikap tenang, memegangi Anna dengan kedua tangan dan berkata dengan serius: "Aku benar-benar membenci penjahat berbahaya seperti Carson Zhang, tapi aku masih tahu kesalahan siapa hatus di tanggung oleh siapa, kebencianku hanya bisa di lampiaskan pada Carson Zhang, hal ini sama sekali tidak bisa di gantikan oleh siapapun! Maafkan aku, aku kelelahan karena melarikan diri tadi malam hingga sekarang, aku benar-benar tidak punya tenaga untuk melayanimu!"
Darian Wu sedikit merasa takut dengan permintaan Anna untuk melayaninya, wanita ini seperti harimau betina yang tidak bisa kenyang, dia bisa-bisa harus melawaninya hingga fajar! Jika dia benar-benar bercinta dengan Anna, dia pasti akan di buat sangat lemas oleh Anna! Ini adalah saat-saat yang sangat berbahaya, ada banyak pembunuh di luar sana sedang mencarinya, jadi dia tidak dapat memberikan nyawanya begitu saja!
Jadi dia harus menahannya dan usahakan untuk tidak melakukan hubungan intim dengan Anna!
Namun, Anna yang akhirnya bisa memiliki kesempatan ini merasa kesal, mana mungkin ia bisa dengan mudah melepaskan Darian Wu!
Anna tidak peduli semua itu, dia langsung memeluk Darian Wu, kemudian mengunakan buah dadanya untuk menggencet pipi Darian Wu, dia bermain dengan sangat senang!
Novel Terkait
Cinta Dibawah Sinar Rembulan
Denny AriantoHarmless Lie
BaigeWaiting For Love
SnowCinta Yang Tak Biasa
WennieIstri ke-7
Sweety GirlWonderful Son-in-Law
EdrickHis Second Chance
Derick HoBeautiful Lady×
- Bab 1 Diluar Celah Pintu
- Bab 2 Teman Baiknya, Summer Xia
- Bab 3 Peach Blossom Villa
- Bab 4 Tokoh Utama Foto
- Bab 5 Cahaya Di Bawah Langit Malam
- Bab 6 Perang Dingin Dimulai
- Bab 7 Suara Aneh
- Bab 8 Jalan Tanpa Arah Kembali
- Bab 9 Keberuntungan Yang Datang Begitu Saja
- Bab 10 Muncul Masalah Besar
- Bab 11 Memberi Hadiah Roket
- Bab 12 Memimpikannya
- Bab 13 Hal yang Tidak Terduga
- Bab 14 Pahlawan
- Bab 15 Sangat Cantik
- Bab 16 Menerima Pengawal
- Bab 17 Orang Kaya Benar-Benar Tahu Cara Bermain!
- Bab 18 Orang Baik Akan Dibantu Oleh Tuhan
- Bab 19 Salah Paham
- Bab 20 Kamu Mempermainkanku?
- Bab 21 Salah Paham yang Tak Mampu Diluruskan
- Bab 22 Mengacaukan Acara
- Bab 23 Aku Adalah Orang Baik
- Bab 24 Mungkin Matanya Benar-Benar Telah Kabur
- Bab 25 Aku Akan Diselingkuhi?
- Bab 26 Mengubah Amarah Menjadi Tenaga
- Bab 27 Pikatan Busana Pembantu
- Bab 28 Menjebaknya
- Bab 29 Puncak Kenikmatan
- Bab 30 Baby No.8
- Bab 31 Death Race
- Bab 32 Meramal Seperti Tuhan
- Bab 33 Datang Perhitungan Membawa Pisau
- Bab 34 Mohon Kamu Lebih Menggunakan Tenaga Lagi
- Bab 35 Keuntungan Turun Dari Langit
- Bab 36 Ini Semua Jebakan
- Bab 37 Tidak Menjual Diri
- Bab 38 Jangan Berani Macam-Macam Dengan Wanita Ini
- Bab 39 Kucing Liar Datang Mengintip
- Bab 40 Lamaran Yang Memaksa
- Bab 41 Kabur
- Bab 42 Istri Mengalami Sesuatu
- Bab 43 Jadi Terkenal dalam Semalam
- Bab 44 Masuk Jalan Hidup yang Benar
- Bab 45 Sekuat Apa Pun Akhirnya Tetap Kalah
- Bab 46 Badan Tidak Kuat, Mulut Tetap Harus Kuat
- Bab 47 Mengapa Mau Menjadi Maling?
- Bab 48 Mengalah Untuk Menjadi Maling
- Bab 49 Pertama Kali Dalam Hidup
- Bab 50 Berkontribusi
- Bab 51 Memenangi Pertempuran Satu Lawan Lima
- Bab 52 Dewi Penguasa
- Bab 53 Main Adegan Ciuman
- Bab 54 Terlalu Serius Mencium
- Bab 55 Mawar Berduri
- Bab 56 Tugas Yang Sulit
- Bab 57 Menaklukkan Dia?
- Bab 58 Menyentuh Aku Langsung Lapor Polisi
- Bab 59 Tidak Bisa Dibicarakan
- Bab 60 Ada Adegan Seru Di Belakang
- Bab 61 Senjata dan Mawar
- Bab 62 Kembali Dijebak
- Bab 63 Senapan Mini
- Bab 64 Memanggil Langit Tetapi Langit Tidak Menjawab
- Bab 65 Kegilaan Cinta
- Bab 66 Pusat Perhatian
- Bab 67 Rezeki yang Diantarkan Sendiri
- Bab 68 Ini Terlalu Kebetulan
- Bab 69 Bagaimana Rasanya?
- Bab 70 Memotret Diam-Diam
- Bab 71 Kecanggungan Yang Tak Bisa Dijelaskan Dengan Kata-Kata
- Bab 72 Tak Berhasil Memotret Diam-Diam
- Bab 73 Membuat Takut Seorang Gadis Kecil
- Bab 74 Sungguh Kejam
- Bab 75 Jadi Pria Harus Pemberani
- Bab 76 Tak Berdaya
- Bab 77 Memaksa Dengan Kekerasan
- Bab 78 Menakut-nakutimu
- Bab 79 Tidak Puas Tidak Memberitahu Kamu
- Bab 80 Semuanya Demi Pekerjaan
- Bab 81 Janji Jam Sembilan
- Bab 82 Aku Adalah Seorang Ahli
- Bab 83 Judi Besar
- Bab 84 Dewi Mobil
- Bab 85 Kecerdasan Dan Keberanian Untuk Menang
- Bab 86 Ini adalah Jebakan
- Bab 87 Ketika Bertarung Malah Jatuh Pingsan
- Bab 88 Semuanya Adalah Orang Yang Kejam
- Bab 89 Bersenang-senang Dengan Mengikuti Irama
- Bab 90 Lanjutkan Penampilanmu
- Bab 91 Puncak Kebahagiaan
- Bab 92 Diketahui Olehnya
- bab 93 Penyakit Aneh Adik Ipar
- Bab 95 Berkata Dengan Sejujurnya
- Bab 96 Pendamba Coco
- Bab 97 Pria Jelek yang Mendapat Wanita Cantik
- Bab 98 Menyewa Pembunuh
- Bab 99 Wanita Jalang yang Mengjengkelkan
- Bab 100 Coco Dalam Masalah
- Bab 101 Siapa Saja Takut Kehilangan Nyawa
- Bab 102 Keadaan Berbalik
- Bab 103 Tahu Diri Adalah Orang yang Pintar
- Bab 104 Menang Dengan Aneh
- Bab 105 Orang yang Paling Terpenting
- Bab 106 Benar-Benar Terbelah.....
- Bab 107 Tubuhmu Telah Mengkhianatimu
- Bab 108 Aku Membencimu
- Bab 109 Satu Botol Bir Pecah
- Bab 110 Tenangkan Dirimu
- Bab 111 Menyiapkan Pesta Untuk Orang Lain
- Bab 112 Tiupan Angin Malam
- Bab 113 Wanita yang Berubah-ubah
- Bab 114 Tidak Menyerah Begitu Saja
- Bab 115 Tidak Menjadi Orang yang Picik
- Bab 116 Serangan Mendadak
- Bab 117 Masalah Ini Sangat Rumit
- Bab 118 Andalkanlah Diri Sendiri
- Bab 119 Superman
- Bab 120 Menyerah dengan Bendera Putih
- Bab 121 Akhir yang Terputarbalikkan
- Bab 122 Datang untuk Bertarung
- Bab 123 Berjanji Tidak Akan Membunuhmu
- Bab 124 Orang Terkuat
- Bab 125 Masalah Selalu Mendatangi Orang yang Tenang
- Bab 126 Pemerasan
- Bab 127 Kecerobohan Mendatangkan Petaka
- Bab 128 Memasuki Arena
- Bab 129 Keterampilan Jari Tingkat Dewa
- Bab 130 Tidak Bersikap Rasional
- Bab 131 Tantangan Menghampiri
- Bab 132 Menyanggupi Tantangan
- Bab 133 Aku Akan Menunggu
- Bab 134 Berencana Mencuri Lagi
- Bab 135 Menjadi Pria Penggoda
- Bab 136 Mengganggu Kakak Ipar Lagi
- Bab 137 Kalian Satu Kelompok
- Bab 138 Penampilan Sangat Tampan
- Bab 139 Semakin Kejam Semakin Gila
- Bab 140 Kecantikan Yang Terpesona
- Bab 141 Bertahan Hanya Untuk Kemenangan
- Bab 142 Bahaya
- Bab 143 Pamerkan Keahlian Mengendarai
- Bab 144 Wanita Tua Tidak Akan Melepaskannya
- Bab 145 Pelanggan VIP
- Bab 146 Jika Tidak Basah Maka Tidak Akan Menerima Uang
- Bab 147 Beradu Uang Siapa Takut
- Bab 147 Selesai Berpura-pura Pun Melarikan Diri
- Bab 149 Mengejutkanku
- Bab 150 Jika Memukul Orang Jangan Memukul Di Wajah
- Bab 151 Telur Yang Pecah
- Bab 152 Kekuatan Penuh
- Bab 153 Tolong Lupakan Kekasaranku
- Bab 154 Orang Yang Paling Dicintai Di Dunia
- Bab 155 Orang Tampan Mati Dengan Cepat
- Bab 156 Menjadi Orang Bijak
- Bab 157 Perasaan yang Tak Terkatakan
- Bab 158 Menabrak Wanita Cantik
- Bab 159 Paman Serius Sedikit
- Bab 160 Wanita Cantik Suka Menipu Orang
- Bab 161 Kubawa Kamu Terbang Sebentar
- Bab 162 Pengemudi Handal Tidak Membalikkan Mobil
- Bab 163 Bermain Detak Jantung
- Bab 164 Pisau Di Atas Kepala
- Bab 165 Kamu Yang Memutuskan
- Bab 166 Krisis Datang
- Bab 167 Kekuatan Ilahi
- Bab 168 Ini Jebakan
- Bab 169 Kekuatan Dipaksa Keluar
- Bab 170 Memutuskan Jalan
- Bab 171 Kamu Menghinaku Dengan Uang
- Bab 172 Ingin Kaya Harus Mengambil Resiko
- Bab 173 Pertahankan Satu Tangan
- Bab 174 Semua Orang Menyukai
- Bab 175 Menjadi Buronan.
- Bab 176 Banyak Orang Terpesona.
- Bab 177 Mengejutkan Seorang Gadis.
- Bab 178 Kabar Baik Datang.
- Bab 179 Kesalahnya Hanya Bisa Di Tanggung Olehnya.
- Bab 180 Kembalikan Bajuku.
- Bab 181 Ingin Menang Harus Berusaha
- Bab 182 Kesempatan Untuk Menjadi Kaya
- Bab 183 Seseorang Yang Ditindas Oleh Orang Lemah Karena Kehilangan Kekuasaan
- Bab 184 Jangan Tinggalkan Aku
- Bab 185 Pertarungan Antar 2 Wanita Cantik
- Bab 186 Air Susu Dibalas Air Tuba
- Bab 187 Jangan Macam-Macam Denganku, Aku Punya Senjata
- Bab 188 Luka Serius
- Bab 189 Mengambil Inisiatif
- Bab 190 Solusi Pasti Bisa Ditemukan
- Bab 191 Mengkhianati
- Bab 192 Satu Masalah Belum Terpecahkan, Namun Masalah Lain Terjadi Lagi
- Bab 193 Musuh Saling Bertemu
- Bab 194 Kembali Seperti Semula