I'm Rich Man - Bab 272 Balas Dendam
"Pengurus Huo, Kakek tidak memperlakukanmu dengan tidak baik. Sekarang, apakah kamu benar-benar akan membiarkan anak ini? Kalau kamu melakukan ini, kita tidak akan setuju!"
"Ya, apa yang Paman Jiang katakan benar. Kalau kamu ingin melakukan ini, kami tidak akan melihatnya begitu saja, kami tidak bisa menyetujui masalah ini. Bagaimanapun, kami tidak akan membiarkan kamu menyia-nyiakan semua ini!"
Melihat mereka saling mengatakan sesuatu, wajahnya sangat tidak enak dipandang, dia menggelengkan kepalanya.
"Dasar tidak berguna, kalian sudah membuat tuan muda marah, Kakek akan memperhitungkannya dengan kalian ketika dia kembali. Apakah kalian pikir Kakek tidak akan kembali? Jadi kalian berani menunjukkan gengsi kalian, kalian ingin mengambil bisnis keluarga besar ini! Kakek masih ada cucunya di sini, bahkan di kehidupan kalian berikutnya juga tidak mungkin. Lebih baik kalian ikuti perintah dengan baik, yang mau pergi segera pergi, kalau tidak, maka kalian harus mendengarkan semua perintah ini!"
Ketika Paman Jiang mendengar ini, dia mengerutkan keningnya, tetapi dia tidak ada cara. Lagi pula, dia adalah Pengurus Huo. Baik dalam hal status atau kekuatan berbicara, dia tetap jauh lebih kuat daripada mereka.
Tapi wajahnya tetap tidak enak dipandang, dia masih tidak bisa mengakui bahwa Charles Lee adalah ketua mereka.
Pengurus Huo tidak mempedulikannya lagi, dia berbalik ke sisi Charles Lee.
Pada saat ini, Charles Lee sudah kembali ke kamarnya, melihat kamarnya yang kosong, tiba-tiba menyadari betapa indah hari-hari sebelumnya.
Sekarang semuanya berada di bawah tekanan, Charles Lee merasa tertekan.
"Tuan, apakah kamu baik-baik saja!"
Suara Pengurus Huo datang dari luar pintu, Charles Lee mengangguk dan membuka pintu.
"Mereka semua sudah setuju!"
Charles Lee tampak memiliki keraguan, tetapi di matanya, lebih banyak ketidakberdayaan. Pengurus Huo hanya tertawa dan menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
"Tuan, ini bukan apa-apa, tidak perlu sedih karena perkataan mereka! Mereka hanya melihat kamu terlalu muda. Kalau Kakek ada di sini, mereka juga tidak berani melepaskan kentutnya! Kamu tenang saja, setelah Kakek kembali, masalah ini pasti akan selesai, jangan terlalu khawatir!"
Mendengarkan apa yang dikatakan, dia tahu mereka tidak akan menerima dirinya, jadi dia menggelengkan kepalanya.
" Pengurus Huo, aku sudah tidak kembali untuk waktu yang lama. Mereka adalah orang asing bagiku, aku tidak tahu bagaimana mengelola bisnis keluarga yang besar ini! Aku khawatir hal-hal ini memerlukan tanggung jawab yang besar, takutnya kamu harus membantu banyak hal, bagaimanapun, kamu harus membantuku!"
"Tentu, Tuan, jangan khawatir. Selama aku masih bernafas, aku tidak akan pernah membiarkan siapa pun menggertakmu! Kalau mereka tidak memiliki keahlian, aku tidak akan membiarkan mereka mendekatimu!"
Mendengar kalimat ini, Charles Lee menggelengkan kepalanya.
"Aku tahu kamu peduli kepadaku, tapi aku tidak bisa terus bergantung kepada kamu untuk berada di tempat ini. Kamu benar, alasan mengapa mereka menolak untuk melayani adalah karena aku belum pernah kembali untuk waktu yang lama, mereka tidak tahu apa yang bisa aku lakukan! Kalau begini, aku akan memperlihatkannya kepada mereka, supaya mereka tahu dengan jelas apa arti semua ini!"
Setelah berbicara, dia berdiri dan berjalan keluar dengan cepat.
Di luar pintu, terdengar suara Paman Jiang.
"Sudah kukatakan anak ini tidak memiliki kemampuan sama sekali, bukankah dia hanya menjalankan garis keturunannya? Sudah zaman apa ini sekarang, dia pikir harus mendengarkan pengaturannya, aku tidak setuju kali ini, kalau dia benar-benar memiliki kemampuan, dia harus menunjukkan sesuatu kepadaku. Kalau dia tidak bisa melakukannya, maka aku hanya bisa memberontak!"
Pengurus Huo mengikuti Charles Lee dari belakang, begitu dia mendengar kalimat ini, dia langsung emosi dan bergegas keluar, tetapi Charles Lee menghentikannya.
"Tenang! Orang-orang ini hanya memberontak, kamu jangan ikut mereka! Tetap di sini saja, terserah apa yang ingin mereka katakan, aku mau melihat apa yang ingin mereka lakukan untuk bisa puas!"
Setelah selesai berbicara, dia berbalik, begitu sampai di pintu, dia melihat Paman Jiang berjalan dari luar.
"Tuan muda! Aku datang untuk memberitahumu, aku tidak setuju tentang masalah ini. Bisnis keluarga adalah hasil kerja keras Kakek, sekarang kamu mau melakukan ini, kamu anggap Kakek sebagai apa! Kamu terus berada di luar, kamu bahkan tidak tahu apa yang sedang terjadi di dalam ini. Sekarang kamu telah menerima perusahaan kami secara diam-diam, kalau sesuatu benar-benar terjadi, aku khawatir kita tidak menanggung resikonya!"
Setelah berbicara, dia menunjuk ke saudara-saudara yang ada di belakangnya.
"Kamu juga sudah lihat saudara-saudara ini ada di sini sekarang, semua orang hidup dengan ini! Kakek memperlakukan kita dengan cukup baik, banyak hal yang diurus untuk kita, semua diselesaikan untuk kita, kalau saat seperti ini kita tidak membantu Kakek, tentu kita sangat keterlaluan! Jadi, kita harus menyelesaikan masalah ini dengan jelas hari ini!"
Setelah mendengarkan ini, Charles Lee tahu dia hanya membuat alasan di sini, kemudian dia mengangguk.
"Baik, aku akan melihat, apa yang ingin kamu lakukan!"
Mengambil kursi dan duduk.
"Kamu katakan, apa yang ingin kamu lakukan! Bawa begitu banyak orang, apakah kalian mau aku mengembalikan semua hak yang aku miliki? Coba kalian katakan, apa kalian memiliki hak untuk menerima itu?"
Tidak terpikirkan Charles Lee tiba-tiba akan marah, alis orang-orang ini juga berkerut. Mungkin mereka tidak tahu apa yang akan Charles Lee lakukan sampai sekarang, jadi mereka menggelengkan kepalanya dan bertanya.
"Masalah ini bukan urusan kamu sendiri saja. Sekarang Kakek tidak ada di sini. Kalau kamu berani mengatakan ini... ketika Kakek kembali, kamu harus menerima akibatnya! Kemudian, Kakek sudah membesarkan aku sampai menjadi pewaris, semua hal selalu dipikirkan untuk aku. Bagi orang luar, aku adalah cucu kakek, aku belum melihat siapa pun yang dapat menggantikan posisi aku! Sekarang Kakek dalam masalah, tentu saja aku harus membuat keputusan, bagaimana kamu bisa melakukan ini!"
Novel Terkait
Cinta Dibawah Sinar Rembulan
Denny AriantoIstri ke-7
Sweety GirlTen Years
VivianHarmless Lie
BaigeMy Only One
Alice Song1001Malam bersama pramugari cantik
andrian wijayaSiswi Yang Lembut
Purn. Kenzi KusyadiHanya Kamu Hidupku
RenataI'm Rich Man×
- Bab 1 Hanya Seekor Anjing
- Bab 2 Kekayaan Yang Menutupi Langit
- Bab 3 Berlutut Mengakui Kesalahan
- Bab 4 Aku Butuh 6 Miliar
- Bab 5 Membantu Pembohong Menutupi Kebohongan, Dasar Idiot
- Bab 6 6M Cukup Tidak
- Bab 7 Obat Pereda Sakit Jantung!
- Bab 8 Orang-Orang Datang Hanya Untuk Menertawakannya!
- Bab 9 Berpura-pura Baik
- Bab 10 Jangan Mencari Masalah Dengan Tuan Muda Qi!
- Bab 11 Tidak Sanggup Bermain
- Bab 12 Tuan Muda Jiang Telah Mengakui!
- Bab 13 Aku Datang Mencari Perhitungan
- Bab 14 Aku Ingin Membeli Bar
- Bab 15 Aku Ingin Membeli Seluruh Gedung Mall
- Bab 16 2 Miliar, Membuat Semua Orang Tercengang!
- Bab 17 Kamu Harus Tetap Bersamaku
- Bab 18 Lepaskan Dia, Aku Akan Melepaskan Pakaian
- Bab 19 Nasib Terakhir
- Bab 20 Mengirim Kalian Ke Nepal
- Bab 21 Ciuman Liani Su
- Bab 22 Berjanji Untuk Menjaganya Seumur Hidup
- Bab 23 Kamu Bajingan!
- Bab 24 Pertama Kali
- Bab 25 Kamu Dikeluarkan
- Bab 26 Aku Menggigitmu
- Bab 27 Penyalahgunaan Anjing
- Bab 28 Aku Sudah Bersalah
- Bab 29 Seseorang Yang Menyembunyikan Niat Jahat
- Bab 30 Menyukaimu
- Bab 31 Pertunjukan Oleh Tiga Perempuan
- Bab 32 Vivian Zhang Datang Menyerang
- Bab 33 Apa Yang Kamu Sukai Itu Ada
- Bab 34 Menampar Muka
- Bab 35 Perbedaan Perlakuan
- Bab 36 Kekayaan dan Kekuatan yang Besar
- Bab 37 Kesulitan
- Bab 38 Menyedihkan
- Bab 39 Mencari Mati
- Bab 40 Memberi Mereka Pelajaran
- Bab 41 Sudah Seharusnya
- Bab 42 Perekrutan
- Bab 43 Ancaman
- Bab 44 Nyali Yang Sangat Besar
- Bab 45 Mencuri Barang
- Bab 46 Menepati Janji.
- Bab 47 Tidak Tahu Malu
- Bab 48: Membantu Kamu Menyelesaikan.
- Bab 49 Tak Berdaya
- Bab 50 Menghabiskan Banyak Waktu
- Bab 51 Hasil curian
- Bab 52 Konglomerat?
- Bab 53 Kesombongan
- Bab 54 Curhatan
- Bab 55 Siapa Yang Pengecut
- Bab 56 Orang Luar
- Bab 57 Semuanya Buta
- Bab 58 Apa Yang Sebenarnya Terjadi
- Bab 59 Putus Saja
- Bab 60 Tak Berujung
- Bab 61 Tukang Pembersih
- Bab 62 Beraksi
- Bab 63 Sangat Korosif
- Bab 64 Tindakan Yang Keterlaluan
- Bab 65 Kamu Hebat
- Bab 66 Rekan Kerjasama?
- Bab 67 Instruktur Kebugaran
- Bab 68 Mengirimmu Ke Surga
- Bab 69 Keluhan
- Bab 70 Menjadi Orang
- Bab 71 Gabriel Meng
- Bab 72 Lupa
- Bab 73 Pria Yang Paling Keren
- Bab 74 Petunjuk
- Bab 75 Kesal
- Bab 76 Membuat Masalah
- Bab 77 Berbaikan Kembali
- Bab 78 Membawa Pergi Dengan Paksa
- Bab 79 Aku Adalah Bos
- Bab 80 Krisis Bar
- Bab 81 Aku Adalah Mitos Yang Tidak Bisa Kamu Ganggu
- Bab 82 Momok
- Bab 83 Diberi Muka Tapi Tidak Mau
- Bab 84 Bantuan Uang
- Bab 85 Penghemat Hidup
- Bab 86 Sadar Sepenuhnya
- Bab 87 Menjual Alkohol Palsu
- Bab 88 Harvey
- Bab 89 Kebenaran
- Bab 90 Bencana Tidak Hanya Datang Sekali
- Bab 91 Teladan
- Bab 92 Berbisnis
- Bab 93 Satu Masalah Belum Selesai , Timbul Masalah Baru
- Bab 94 Memberi Kamu Muka
- Bab 95 Hari Ini Akan Menelantarkanmu
- Bab 96 Pengawal Baru
- Bab 97 Diskriminasi
- Bab 98 Diracuni
- Bab 99 Menangkap Pencuri
- Bab 100 Terkaya Pertama Di Kota
- Bab 101 Sesi Khusus
- Bab 102 Perjanjian Perusahaan
- Bab 103 Direkomendasikan sendiri
- Bab 104 Mempertanyakan
- Bab 105 Memasuki Perusahaan
- Bab 106 Kamu Adalah Orang Keluarga Lee
- Bab 107 Jalan Belakang
- Bab 108 Mencari Pekerjaan
- Bab 109 Bodoh
- Bab 110 Persyaratan Kontrak
- Bab 111 Mengambil Satu Langkah Pada Satu Waktu
- Bab 112 Pada Dasarnya
- Bab 113 Tidak Ada Masalah Malah Mencari Masalah
- Bab 114 Balas dendam
- Bab 115 Tawaran Absen
- Bab 116 Tidak Berinisiatif
- Bab 117 Bersalah
- Bab 118 Negosiasi
- Bab 119 Kesalahpahaman
- Bab 120 Berkata Apapun Salah
- Bab 121 Memalukan
- Bab 122 Mengganggu
- Bab 123 Tidak Bisa Memberitahumu
- Bab 124 Sebagai Seorang Ayah
- Bab125 Menjaga Orang Sakit
- Bab 126 Pelajaran
- Bab 127 Kesepakatan Setan
- Bab 128 Menaruh Obat
- Bab 129 Masa Lalu
- Bab 130 Si Pembunuh Harus Membuat Pembangkangan
- Bab 131 Makan Malam
- Bab 132 Keributan Yang Mendadak
- Bab 133 Bahaya
- Bab 134 Bos Seksi
- Bab 135 Penagihan Hutang
- Bab136 Menyelamatkan Orang Dengan Uang
- Bab137 Kamu Adalah Adikku
- Bab138 Baby Han Yang Malang
- Bab139 Kemarahan Sendy Wang
- Bab140 Adik Perempuan
- Bab 141 Kesulitannya Sendiri
- Bab 142 Berinvestasi Dalam Proyek Baru
- Bab 143 Meminjam Uang Untuk Menghindari Bencana
- Bab 144 Bertindak Secara Rahasia
- Bab 145 Ditangani Secara Adil
- Bab 146 Tragedi
- Bab 147 Membohongi
- Bab 148 Dikambing Hitami
- Bab 149 Pulau Plorida
- Bab 150 Terluka
- Bab 151 Menuju Kyoto
- Bab 152 Rencana Yang Salah
- Bab 153 Sudah Bisa
- Bab 154 Melamar Untuk Menikah
- Bab 155 Ferrari
- Bab 156 Bangkrut
- Bab157 Alasan
- Bab158 Toko Keluarga Wang
- Bab159 Sama Buruknya
- Bab160 Ada Yang Terjadi Dengan Liani Su
- Bab 161 Kebenaran Bayi Han
- Bab 162 Meninggalkan
- Bab 163 Sepertinya Teman Lama
- Bab 164 Saluran Internal
- Bab 165 Memberimu Kompensasi
- Bab 166 Frustasi
- Bab 167 Pihak Ketiga
- Bab 168 Akhirnya Retak
- Bab 169 Pelajaran privat
- Bab 170 Hal-hal Aneh
- Bab 171 Salam Terakhir
- Bab 172 Sekelompok Orang Yang Hilang
- Bab 173 Rahasia
- Bab 174 Liontin Giok Kecil
- Bab 175 Pura-Pura Kesulitan
- Bab 176 Kemajuan Yang Belum Pernah Terjadi
- Bab 177 Bertaruh
- Bab 178 Hidup Dan Mati
- Bab 179 Terbangun Dari Mimpi
- Bab 180 Diam-Diam Menyelidiki
- Bab 181 Pertemanan Hidup Dan Mati
- Bab 182 Balas Dendam
- Bab 183 Tidak Pernah Puas
- Bab 184 Bangkit Dari Kematian
- Bab 185 Balas Dendam
- Bab 186 Terulang Kembali
- Bab 187 Mengherankan
- Bab 188 Terpisah Dari Dunia
- Bab 189 Menebak
- Bab 190 Harapan
- Bab 191 Tak Kenal Takut
- Bab 192 Penderitaan Semua Orang
- Bab 193 Jhon
- Bab 194 Duel
- Bab 195 Berpikir
- Bab 196 Berputar Wajah Menjadi Musuh
- Bab197 Bertaruhan
- Bab 198 Langit ke 3
- Bab 199 Pegunungan Yang Berliku
- Bab 200 Semuanya Sudah Siap
- Bab 201 Bar Melarikan Diri
- Bab 202 Si Rambut Merah
- Bab 203 Sekelompok Orang
- Bab 204 Mereproduksi
- Bab 205 Marah
- Bab 206 Satu Tetap Satu
- Bab 207 Seperti Manusia Purba
- Bab 208 Timbal Balik
- Bab 209 Jual Barang
- Bab 210 Sudah Berpisah
- Bab 211 Membayar Kebajikan Kepada Dermawan
- Bab 212 Fun City
- Bab 213 Membeli Fun City
- Bab 214 Mendadak Muncul
- Bab 215 Sulit Dibedakan Antara Benar Dan Salah.
- Bab 216 Pembuat Masalah
- Bab 217 Merajuk
- Bab 218 Pergi
- Bab 219 Pertandingan Hidup Dan Mati
- Bab 220 Perubahan Natasyah
- Bab 221 Si Tua Akan Memusnakanmu
- Bab 222 Luar biasa
- Bab 223 Hal Kritis
- Bab 224 Tantangan
- Bab 225 Hidup Dan Mati
- Bab 226 Kertas Kraft
- Bab 227 Lawan Yang Terhormat
- Bab 228 Aneh
- Bab 229 Fakta Berbicara Lebih Keras Daripada Kata-kata
- Bab 230 Bingung
- Bab 231 Tantangam Arena Tanding
- Bab 232 Impian
- Bab 233 Orang Asing
- Bab 234 Pukul Muka
- Bab 235 Kung Fu Yang Terlambat
- Bab 236 Runtuh
- Bab 237 Trik Naga
- Bab238 Bimbang
- Bab 239 Pulang Kerumah
- Bab 240 Menganggu Wanitaku
- Bab 241 Pergi
- Bab 242 Barang Apa
- Bab 243 Klan Naga
- Bab 244 Janji Seorang Master
- Bab 245 Denis Wang
- Bab 246 Berharap
- Bab 247 Parthevia
- Bab 248 Menyalahkan
- Bab 249 Memahami
- Bab 250 Terpaksa
- Bab 251 Keuntungan Dari Kesalahan
- Bab 252 Sembarangan Berkata
- Bab 253 Enggan
- Bab 254 Tanya Tuhan
- Bab 255 Kucing Menangkap Tikus
- Bab 256 Hal yang Tidak Terduga (1)
- Bab 256 Hal yang Tidak Terduga (2)
- Bab 257 Pergi Sehari Dihitung Sehari
- Bab 258 Tolong Kembalilah
- Bab 259 Bersandiwara
- Bab 260 Menyukai
- Bab261 Tidak Sadar
- Bab 262 Pembuat Masalah Ditemukan
- Bab 263 Memang Seharusnya
- Bab 264 Terakhir Kali
- Bab 265 Hebat
- Bab 266 Hebat
- Bab 267 Aliran Jernih
- Bab 268 Negosiasi
- Bab 269 Keluarga Lee/Li
- Bab 270 Sudah Dewasa
- Bab 271 Tidak Bijaksana
- Bab 272 Balas Dendam
- Bab 273 Menyelamatkan Orang
- Bab 274 Tidak Bisa Dibedakan
- Bab 275 Berpura-Pura
- Bab 276 Makan Malam Amal
- Bab 277 Anak Angkat
- Bab 278 Bertemu Liani Su
- Bab 279 Sengaja Mencari Masalah
- Bab 280 Godaan
- Bab 281 Disembunyikan
- Bab 282 Pembunuh
- Bab 283 Berbalik
- Bab 284 Jelaskan Secara Jelas
- Bab 285 Ide
- Bab 286 Obat Penangkal
- Bab 287 Menggunakan Strategi Lawan
- Bab 288 Ketakutan
- Bab 289 Sudah Lupa
- Bab 290 Meninggalkan