Meet By Chance - Bab 26 Mengapa Dia Terlihat Seperti Setan Yang Membuat Orang Lain Merasa Takut

“Kamu benar-benar adalah seorang wanita yang kejam,”ucap Fredi Lei sambil mengerutkan bibirnya.

Rylee Su tidak menyangkalnya, dia tidak langsung menjawab, juga tidak ingin berdebat.

Di bawah keadaan jelas dimana dia mengetahui bahwa Fredi Lei sengaja mempertahankan mereka, dengan sengaja menyusun rencana bagi mereka untuk melarikan diri, berdasarkan kecerdasan Rylee Su ini, dia sebenarnya sudah menyadarinya sejak awal, jika dia masih saja tidak mau mengambil umpan yang sudah disediakan, pertemuan hari ini sepertinya tidak akan berjalan seperti ini lagi.

“Aku lebih bersedia menerima kemampuanmu yang cemerlang.” Rylee Su langsung berhenti berbicara selesai menuturkannya

Meskipun Negara Z ini luas, namun jika diperhitungkan lebih mendetil lagi, tidak akan tempat bagi kedua ibu dan anak ini untuk menetap selama hubungan darah itu masih ada, sekalipun mereka pergi ke ujung dunia, orang-orang yang seharusnya datang tetap akan datang, jadi mengapa dia tidak memiliki hak untuk memilih?

Fredi Lei memutar setir mobil dengan perasaan tertarik,"Sejak kapan kamu mengetahuinya?"

"Rumah Sakit."

Selama orang tersebut tidak bodoh, dia pasti bisa melihat aura arogan antara dirinya dengan Daniel Zhan.

Fredi Lei masih ingin menanyakan beberapa hal lainnya, dia memutar tatapannya, lalu melihat beberapa mobil Hummer yang muncul di belakangnya dan mendesit,"Sepertinya lelakimu masih saja tidak terlalu takut?"

Rylee Su sedikit kebingungan,"Apa maksudmu?"

“Kencangkan sabuk pengamanmu dan duduk dengan baik!” Saat nada bicara Fredi Lei menurun, mobil yang awalnya berjalan dengan tenang langsung melaju kencang dalam sekejap, seperti seekor citah yang hendak bergegas berlari.

Rylee Su langsung bergegas meraih sabuk pengaman dan mengencangkannya pada tubuh Ahay, lalu pada dirinya sendiri.

Pada saat ini, beberapa Hummer militer di belakang mereka juga mulai meningkatkan kecepatan mereka.

Istrinya sendiri pergi dengan orang lain, sekalipun Daniel Zhan tidak peduli padanya, dia tetap saja tidak bisa menahan emosinya ini.

Rylee Su tidak paham mengenai orang ini, setidaknya, selama beberapa tahun terakhir, dia hana mengetahui seberapa dingin dan kejamnya pria yang satu ini, dan tidak mengetahui hal lainnya.

Ketika setir dibelokkan, Rylee Su yang sedang memeluk Ahay langsung menabrak mobil di sebelahnya.

“Apakah kamu gila? Ada anak kecil di dalam mobil! ”Rylee Su menyadari tingkat keseriusan masalah itu dan langsung marah dalam sekejap.

Fredi Lei meninggikan alisnya,"Sedikit terluka atau tertangkap kembali, silahkan pilih."

Rylee Su langsung terdiam ketika mendengar perkataannya ini, namun lengannya menahan lengan Ahay lebih erat lagi.

Hummer di belakangnya sepertinya tidak tergesa-gesa mengejar mereka, mereka terus menjaga jarak yang cukup jauh, tetapi setiap kali Fredi Lei ingin berbelok, mobil yang berada di belakangnya selalu melaju sedikit lebih kencang dan menghalangi jalan mreka, seakan-akan ingin mendesak mereka ke suatu tempat.

Daniel Zhan duduk di dalam mobil di belakangnya dengan wajah yang menegangkan, Logan He yang mengendarai mobilnya.

"Tuan Muda Daniel, ada beberapa tempat yang tidak dilengkapi kamera, apakah kita harus memaksa berhenti di situ?"

Mereka sebelumnya tidak melakukan bertindak di lapangan parkir bawah tanah karena tempat itu adalah tempat umum, berdasarkan identitas Daniel Zhan, dia akan sedikit kesulitan untuk bertindak, namun daerah yang tidak diawasi tentu saja sudah berbeda.

Pria itu menatap tajam ibu dan putranya yang terus bergerak ke kiri dan ke kanan di mobil depan, lalu menjawab dengan sikap dingin setelah beberapa saat,"Tidak perlu, ikuti saja."

Meskipun Logan He merasa ragu, namun dia tidak berani bertanya lebih lagi.

Cara pendekatan yang bijaksana, cara ini benar-benar berbeda dengan Daniel Zhan yang disebut sebagai Syura, dewa keluarga Zhan ini.

Harus diketahui bahwa keluarga Zhan selalu bertindak tegas, ini adalah pertama kalinya Logan He melihatnya bertindak menunda seperti itu.

Fredi Lei yang sedang mengendarai mobil mengerutkan kening lebih erat lagi, Daniel Zhan ini ingin bermain kejar-kejaran dengannya, ingin menghabiskannya!

Walaupun kecepatan laju Maserati sangat tinggi, namun tentu saja sebanding dengan konsumsi bahan bakarnya, tentu saja juga tidak sebanding dengan kotak besi yang berada di belakangnya.

Dia ingin menghalangi jalannya untuk mengundurkan diri, lalu mendesaknya menuju ke jalan buntu, Daniel Zhan ini benar-benar sengaja melakukannya!

Setelah memahami niat Daniel Zhan, Fredi Lei benar-benar tidak mempunyai rencana lainnya, walaupun dia sudah memberi tahu orang-orangnya di sepanjang perjalannya kemari, namun orang-orang itu masih memerlukan sedikit waktu untuk dapat mengikuti jejaknya.

Dua jam kemudian, Maserati itu akhirnya berhenti di pinggir jalan, mereka kini masih berjarak lebih dari seratus kilometer dari Kota H, Hummer yang berada di belakangnya masih terus mengikuti dari jarak yang tidak terlalu jauh ataupun dekat.

Fredi Lei bergumam rendah “sh-it”, mesin mobilnya sudah mati.

Rylee Su menarik napas dengan sangat mendalam, dia sudah menebak hasil ini sejak awal.

“Lari, kenapa kamu tidak lari?” Logan He membawa sekelompok orang untuk mengelilingi mereka, lalu menendang pintu mobil.

Ketika mereka kini sudah tiba di tempat yang tidak ada seorangpun, temperamen bajingan terbawa dari kamp militer langsung terungkap, ekspresi serius pada wajah Logan He sudah menghilang sejak awal.

Fredi Lei melangkah turun dari mobil, bersandar pada mobilnya, bahkan masih saja bersikap santai dan menyalakan sepuntung rokok,”Jika aku berlari ketika kamu membiarkan aku lari, maka bukankah artina aku benar-benar terlalu tidak tahu malu."

Rylee Su benar-benar merasa sangat kagum terhadap Fredi Lei, keadaannya sudah menjadi seperti ini, tetapi dia masih saja bisa bercanda seperti itu.

Namun, ketika teringat kembali bahwa dirinya adalah orang yang akan mengalami kesialan, Rylee Su pun sudah kehilangan keinginan untuk memikirkan hal lain.

Kakinya yang panjang melangkah turun dari mobil, mantel militer berwarna hitam pada tubuh Daniel Zhan tertiup angin malam, dia berjalan selangkah demi selangkah menghampiirnya, seperti dewa pembunuh yang muncul dari neraka.

Tangan ramping itu menarik pintu mobil dan mengulur ke dalam mobil, Rylee Su merasa rau untuk waktu yang lama, jari-jarinya yang ramping dan putih itu memukulnya dengan bergemetar, saat dia baru saja menariknya, tubuhnya langsung ditarik keluar dari mobil dalam sekejap, jika bukan bukan tatapannya yang tajam dan gerakkan tangannya yang cepat dalam melepaskan sabuk pengamannya, dia kini sepertinya sudah terbelah menjadi dua.

Dia langsung menempatkan Rylee Su pada pundaknya, Daniel Zhan kemudian melirik Logan He yang berada di belakangnya dan berbicara dengan nada yang dingin,"Bawa dia juga."

Ahay yang berada di dalam mobil sudah terlihat seperti seekor anak sapi yang ingin bergegas keluar dari mobil untuk menyelamatkan Rylee Su sejak awal, pria itu mengangkat kaki panjangnya dan mendorongnya langsung ke mobil dengan betisnya, lalu meninggalkan dua tangan pendek yang terus mencoba untuk mencengkramnya

"Daniel Zhan, lepaskan Ahay!"

"Pria jelek, lepaskan mommyku!"

Dua suara itu terdengar muncul pada saat bersamaan, Rylee Su melihat bahwa Daniel Zhan sama sekali tidak memiliki niat untuk melepaskan kakinya, dia merasa sangat kesal, lalu langsung berbaring di pundaknya dan menggigitnya.

Daniel Zhan sudah berlatih selama bertahun-tahun, otot-otot di tubuhnya sudah terbentuk hampir sekeras lempengan besi, Rylee Su tidak tahu apakah gigitannya itu berdampak padanya atau tidak, tapi giginya kini terasa sakit.

"Phak" dia langsung memukul bokong Rylee Su dengan keras, diikuti dengan nada bicaranya yang tidak sabar,"Diam!"

Rasa sakit yang mengebaskan muncul dari arah bokongnya, pukulan itu juga langsung membuat Rylee Su meneteskan air matanya.

Dia tidak menangis setelah bercerai, juga tidak menangis ketika pergi meninggalkan rumah, namun dia kini menangis oleh karena pukul Daniel Zhan, Rylee Su mengeraskan hati, lalu membuka mulutnya dan menggigitnya lagi.

“Tuan Muda Daniel, menindas wanita dan anak-anak sepertinya sedikit keterlaluan, bukan?” Fredi Lei menarik kembali sikapnya yang santai itu dan menatap Daniel Zhan dengan tatapan yang manis.

Pria itu tersenyum dingin, melepaskan kaki itu dan berjalan menghampiri Fredi Lei.

“Aku mendapat kabar bahwa luka tembakmu sepertinya berada pada sisi dadamu?” Saat nada bicara Daniel Zhan baru saja merendah, sebuah kaki langsung menendang dada Fredi Lei dengan kecepatan sekencang angin

Fredi Lei langsung berguling dan menghindar dengan cepat, kaki Daniel Zhan langsung menghantam Maserati yang berada di belakangnya, hingga meninggalkan bekas yang mendalam pada mobilnya.

Jika tendangan ini benar-benar terjatuh pada dada Fredi Lei, diperkirakan makhluk abadi itu setengah lumpuh.

Hati Fredi Lei berlama-lama, dan wajahnya hitam: "Daniel Zhan, jangan pergi terlalu jauh!"

Pria itu mendengus dingin,"Keterlaluan?"

Dia masih bisa bertindak lebih keterlaluan lagi.

Logan He yang berada di belakangnya bersikeras menggendong Ahay, lalu mengikuti Daniel Zhan dan berjalan menuju ke mobil Hummer yang berada di belakangnya, orang-orang lainnya kemudian menggosokkan tangan mereka dan menatap ke arah Fredi Lei.

Fredi Lei meneriakkan kata-kata mencela terhadap Daniel Zhan, namun diabaikan oleh pria tersebut.

“Daniel Zhan, kamu akan membunuhnya jika kamu bertindak seperti ini!” Rylee Su berbicara dengan nada yang semakin cemas saat melihat sekelompok orang di belakangnya itu berjalan semakin menjauh.

Hanya dia yang tahu seberapa serius cedera pada dada Fredi Lei, masalah benar-benar akan terjadi jika ada yang kurang tepat.

“Apakah kamu merasa sakit hati?” Daniel Zhan mengangkat bibirnya dengan sikap dingin, tatapannya yang dingin seakan-akan sedang berkata, jika dia berani menjawab iya, Fredi Lei akan berakhir lebih parah lagi.

Rylee Su tersenyum sedih, mengapa kamu harus bertindak seperti ini? Dengan demikian, dia akan semangat mengira bahwa dia merasa sedikit peduli padanya.

Pikiran ini hanya muncul sesaat dalam pikirannya, namun Rylee Su langsung menyingkirkannya dari pikirannya, dia pasti sudah gila hingga bisa memikirkan hal seperti ini.

"Fredi Lei sudah terluka sejak awal, kamu kini menggertak dirinya yang lebih lemah, pria macam apa kamu ini?"

Daniel Zhan menatap wajah Rylee Su yang polos, lalu tersenyum sinis,"Dia tidak layak kutindaki secara pribadi."

Setelah melempar Rylee Su ke dalam mboil Hummer, sosok tinggi Daniel Zhan ikutn masuk ke dalam ruang yang sempit itu, Logan He menggendong Ahay dan melewati sisi Rylee Su, lalu berjalan menuju ke mobil di belakang.

“Ke mana kamu ingin membawa Ahay pergi?” Rylee Su tergesa-gesa membuka pintu, tetapi pintunya sudah terkunci sejak awal,“Daniel Zhan, kuperingatkan dirimu, jika kamu berani merebut Ahay pergi, aku akan, aku akan ... "

“Apa yang akan kamu lakukan?” Pria itu tiba-tiba berpaling, tatapannya yang tertuju kepada Rylee Su terlihat tidak berperasaan sedikitpun.

Rylee Su tertegun sejenak, dia menyerah memberontak setelah beberapa saat, betul, apa yang akan dia lakukan? Apa yang bisa dia lakukan?

Fredi Lei bahkan ikut terlibat karena dirinya, jika Daniel Zhan merebut anak itu pergi, dia benar-benar tidak mempunyai satupun cara lain!

Rylee Su bersandar pada bagian belakang mobil dengan tenang, lalu berpaling ke arah lainnya.

Di dalam bagasi yang kosong, ketenangan itu membuatnya hampir bisa mendengar detak jantungnya yang berdebar semakin kencang, Rylee Su kemudian mengepalkan kedua tangannya dengan erat.

Dia tidak pernah berkomunikasi dengan Daniel Zhan secara pribadi, terkecuali malam itu.

Tetapi ingatan tentang malam itu masih melekat erat pada rasa sakit yang tidak berujung, bahkan memikirkannya saja sudah membuatnya merasa sedikit takut, pria ini benar-benar sepeti setan yang membuatnya merasa ketakutan.

Dalam perjalanan pulang, tanpa ada perhitungan apapun, mobil itu memasuki Kota H dengan cepat, lalu kembali ke perjalanan pegunungan yang sudah sangat dia kenali, perasaan Rylee Su pun langsung memberat.

Lampu malam di Dragon Castle sudah menyala, para pengawas melihat mobil mereka masuk dan membukakan pintunya.

“Nyonya Muda.” Bibi Qin langsung terdiam ketika melihat Rylee Su melangkah turun dari mobil.

Rylee Su mengganggukan kepalanya dengan sikap sopan, Ahay yang berada di mobil di belakangnya juga sudah kelelahan, dia kini sudah tertidur, Rylee Su awalnya ingin mengambil Ahay dari tangan Logan He, tetapi dia tidak menyangka ada orang yang bertindak selangkah lebih cepat dibandingkan dirinya.

Sosok kuat dari pria yang menggendong tubuh kecilnya ternyata tidak menunjukkan rasa risih.

Rylee Su menatap pria yang berjalan di depannya, ekspresinya kemudian terlihat mendingin, ketika dia kembali fokus, dia menyadari bahwa tidak tahu sejak kapan dirinya ternyata mulai menangis......

Novel Terkait

My Only One

My Only One

Alice Song
Balas Dendam
2 tahun yang lalu
Balas Dendam Malah Cinta

Balas Dendam Malah Cinta

Sweeties
Motivasi
setahun yang lalu
Because You, My CEO

Because You, My CEO

Mecy
Menikah
setahun yang lalu
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Daron Jay
Serangan Balik
6 bulan yang lalu
Mata Superman

Mata Superman

Brick
Dokter
6 bulan yang lalu
Cinta Di Balik Awan

Cinta Di Balik Awan

Kelly
Menjadi Kaya
setahun yang lalu
Eternal Love

Eternal Love

Regina Wang
CEO
6 bulan yang lalu
That Night

That Night

Star Angel
Romantis
2 tahun yang lalu