Cinta Tak Biasa - Bab 15 Semuanya adalah Dia
Jason sedang bermimpi panjang.
Dalam mimpi itu, ada seorang gadis yang berjalan ke arahnya melawan arah cahaya, seorang gadis yang cantik, matanya cerah dan tersenyum.
Dia mengulurkan tangan kepadanya. "Halo, Kak Jason, aku mengenalmu, tetapi apakah kamu masih mengingatku, namaku Fenny, saya tahu pengetahuannya, senyumannya, nama yang mudah diingat bukan, selamanya jangan lupa ya. ”
Ini adalah awal dari keterjeratan seumur hidup.
Tapi sejauh ini, Jason tidak mengerti apa yang dikatakan gadis itu, Jason ingat atau tidak dengan dia. Itu adalah pertemuan pertama mereka, tetapi dia mengatakan kalimat seperti itu.
Lalu, seperti diputarkan sebuah film, frame yang tak dapat dihitung muncul di depan matanya, semuanya berhubungan dengan dia.
Dia tidak pernah peduli padanya, maka dia tidak tahu, ketika dia benar-benar ingat, gadis yang muncul di frame otaknya itu ternyata bisa sangat jelas.
Dia menangis, dia tersenyum, dan dia berlari ke depan wajahnya, dia berdiri dengan wajah yang dipenuhi oleh air mata....
Semuanya, semuanya, adalah dia.
Frame di depan mataya satu per satu menghilang tanpa suara, tapi Jason seolah mendengar suara berisik, suara itu berasal dari kejauhan, muda tapi penuh dengan semangat.
Itu adalah sebuah ajang olahraga, dia tidak bermain karena mengalami cedera kaki. Semua gadis-gadis di sekolah menjadi suporter. Hanya ada satu gadis, duduk dengan tenang di sampingnya.
Dia memegang botol obat di tangannya dan dengan hati-hati mengoleskan luka di kakinya dengan kapas. Dengan sangat hati-hati mengoleskan, terkadang sesekali melihat ekspresinya, sangat gugup, begitu canggung.
"Sakit tidak?"
"Jason, aku akan menggoles sedikit pelan, kamu kesakitan tidak?"
Begitu frame itu berbalik, dia mengingatnya, seolah-olah setiap kali dia terluka, akan selalu ada seorang gadis bergegas datang. Dia selalu membawa berbagai botol obat, selama dia membutuhkan, gadis itu akan muncul dengan cinta yang kuat, semuanya baik-baik saja.
Tapi dia tidak pernah peduli.
Tidak pernah bertanya, mengapa kamu selalu muncul di waktu yang tepat?
Seperti sebuah jarum yang telah disuntikkan ke tubuhnya, dia sepertinya telah melupakan hal yang sangat penting, dia berpikir untuk bangkit dan mencarinya, tetapi tidak ada, yang hilang tetaplah hilang, dia tidak dapat menemukan apa pun.
Seperti telah mengalami mimpi buruk yang panjang, Jason terbangun, sudah tiga hari kemudian.
Kepalanya berat, dan tubuhnya seperti kerangka yang berserakan, sakit yang sangat dalam.
Dia hanya harus menahan rasa sakit dan ingin bangun, tetapi tindakannya malah membangunkan orang-orang di sebelahnya.
Orang itu kehabisan nafas, mengangkat kepalanya dengan panik dan gembira, meraih tangan Jason dan membantunya untuk bangun.
Orang yang begitu kurus, bisa menopang tubuhnya bangun.
Seperti sebuah adegan yang telah terjadi berulang kali dalam beberapa tahun ini.
Jason sepertinya mengingat sesuatu, dan tiba-tiba meraihnya dengan paksa. "Fenny, tidakkah kamu pernah mengatakan bahwa kamu tidak akan mencintaiku lagi? Lalu apa yang kamu lakukan kembali kesini?"
Dia telah datang.
Dulu, ketika dia dirawat di rumah sakit, wanita itu akan selalu menjadi orang pertama yang menjenguk di kamar pasien.
Seperti ngengat yang terbang tanpa rasa lelah, membawa bubur, sup ayam, sayur buatan tangannya sendiri, tersenyum dan membuka pintu.
"Jason, kau lihat apa yang kubawa untukmu lagi?"
"Jason, ini adalah kesukaanmu. Aku tahu kamu harus minum obat, jadi aku membawakanmu permen. Saat kamu minum obat makanlah permen ini, kamu tidak akan merasa pahit."
Senyum seperti itu, sikap yang sangat hati-hati, sayangnya dia sebenarnya tidak menyukainya sama sekali, tetapi tidak bisa mengusirnya.
Berpikir dengan teliti, meskipun membencinya, mengabaikannya, tetapi setiap kali, dia akan selalu membiarkan dia tetap bersamanya, bahkan dia pun tidak tahu mengapa.
"Hari ini, apa yang kamu bawa?" Itu adalah sebuah nada gembira, tapi raut wajahnya masih terlihat dingin. "Bagaimana kamu bisa datang dari dasar jurang kesini?"
Novel Terkait
Hidden Son-in-Law
Andy LeeLove From Arrogant CEO
Melisa StephanieTernyata Suamiku Seorang Sultan
Tito ArbaniDoctor Stranger
Kevin WongMy Secret Love
Fang FangDark Love
Angel VeronicaCinta Tak Biasa×
- Bab 1 Sepasang Kaki Dibayar Sepasang Tangan
- Bab 2 Dendam Putri Yang Dibalaskan Oleh Ayah
- Bab 3 Aapaun Akan Di Lakukan
- Bab 4 Tarian Eksotis
- Bab 5 Cium Dia
- Bab 6 Ada Sebagian Orang, Tidak Dapat Anda Sentuh
- Bab 7 Simbol Perdamaian
- Bab 8 Berlutut
- Bab 9 Dijual Untuk Tidak Dijual
- Bab 10 Susan, Sudah Siuman!
- Bab 11 Pusing
- Bab 12 Menyamar
- Bab 13 Dua Pilih Satu
- Bab 14 Jangan Menyesal Kehidupan Ini, Sampai Jumpa Di Akhirat
- Bab 15 Semuanya adalah Dia
- Bab 16 Jika Hidup Temukan Orangnya, Jika Mati Temukan Jasadnya
- Bab 17 Kebisaan yang Mengerikan
- Bab18 Memikirkan Sampai Gila
- Bab 19 Berlutut Demi Cinta
- Bab 20 Foto
- Bab 21 Betulan Meninggalkah???
- Bab 22 Tidak Boleh Membawanya Pergi
- Bab 23 Meminta Tanggung Jawab
- Bab 24 Kejutan Yang Tidak Terbatas
- Bab 25 Sama Percis
- Bab 26 Sudah Ada Aku
- Bab 27 Kita Bertemu Lagi
- Bab 28 Ia Adalah Anakku!
- Bab 29 Nomor Yang Penting
- Bab 30 Anak Jason
- Bab 31 Sebuah Telapak Tangan
- Bab 32 Kecupan Malam
- Bab 33 Kukembalikan Gelangmu
- Bab 34 Murahan
- Bab 35 Piano Fenny
- Bab 36 Hadiah Pernikahan
- Bab 37 Membunuhmu
- Bab 38 Intrik Dari Susan
- Bab 39 Selamanya Tidak Akan Melepaskan
- Bab 40 Lelucon Yang Paling Lucu
- Bab 41 Pertukaran Yang Pernah Terjadi
- Bab 42 Menggunakan Uang Untuk Menutupnya
- Bab 43 Sudah Dibohongi
- Bab 44 Aku Bersedia
- Bab 45 Penjahat
- Bab 46 Sandiwara
- Bab 47 Hukuman
- Bab 48 Selamnya Tak Akan Dimaafkan
- Bab 49 Yuk Ambil Akte Nikah
- Bab 50 Menghalang Jalan
- Bab 51 Mengemis
- Bab 52 Lika-liku
- Bab 53 Jerih Payahnya
- Bab 54 Kasih Aku Anak
- Bab 55 Saya Akan Membunuh Mu
- Bab 56 Biarkan Aku Menemukan Mu (TheEnd)