My Secret Love - Bab 17 Tidak Tahan Akan Kesepian
Sebenarnya dulu ketika masih sekolah, dia pernah secara diam-diam menyukai Agnes, tetapi hati Agnes hanya untuk Mike.
Pada akhirnya melihat perasaan mereka berdua sangat baik, akibatnyapergi ke luar negeri untuk melanjutkan studi, dan akhirnya jadilah mereka.
Siapa yang bisa membayangkan, Agnes ternyata selama beberapa tahun ini sangat tersiksa, hatinya pun sangat sedih.
Hari-hari selanjutnya, seharusnya Mike yang membuat Agnes bahagia!
"Baik." Agnes menganggukkan kepalanya, secara tidak sadar dia menyipitkan matanya dan melihat ke bawah.
Sebenarnya, perasaan Tom terhadap Agnes sudah diketahuinya, tetapi dia tidak bisa membalaskan perasaannya ke Tom.
Seumur hidup Agnes sudah memang ditakdirkan untuk tidak berhubungan dengan yang namanya cinta, dan menjadi wanita single seumur hidupnya.
Di malam hari, setelah Agnes disuntik, dia pun balik ke rumah Mike.
Belum berjalan sampai ke pintu gerbang, sudah terdengar suara Mike yang sedang marah dan berteriak "Kalian ini ngapain saja, orang-orang gagah seperti kalian, menghilang seharian, kalian masih tisak bisa menemukannya."
Setelah selesai berbicara, suara "Pengg" terdengar.
Suara itu yang disebabkan oleh jatuhnya gelas ke lantai.
Sejak hari dimana Agnes menghilang, rasa kehilangan, kenapa masih tidak bisa ditemukan.
Meskipun Agnes tidak begitu baik, banyak pikiran yang buruk, akan tetapi bagaimanapun bayi yang ada di perut Agnes adalah anaknya.
Dia bisa mencari tempat tinggal yang baik untuk Agnes, agar bayinya bisa dilahirkan dengan baik....
"Kenapa masih ada disini? Cepat pergi cari!" katanya, lagi-lagi melempar satu gelas ke lantai.
Setelah mendapat perintah, mereka pun langsung berlari keluar melewati ruang tamu, dan setelah melihat Agnes di depan pintu gerbang, mereka seperti menolongnya.
"Bu Agnes, kamu akhirnya kembali, Mike mencarimu dari pagi,.."
"Kamu diam dulu" kata Agnes sambil menutup mulutnya dan terlihat tidak ada senyuman di mukanya, mencariku? apa maksudnya? mencari cara lain untuk menyiksanya?
Agnes menghela nafas panjang, mempersiapkan diri, memastikan kondisinya lebih baik dari sebelumnya lalu berjalan masuk ke ruang tamu.
"Kamu pergi kemana?"
"Aku pergi menenangkan hati, dan bukannya ini sudah kembali?" Agnes berusaha keluar dari tekanannya.
Tetapi, tangan Mike yang besar itu langsung memeluknya dengan sangat erat, sehingga membuatnya tidak bisa bergerak sekitar setengah menit.
"Ayok kita bahas pembahasaan bodoh ini, kamu bilang! kamu pergi mencari pria gila itu?" Mike berkata dengan sangat kasar.
Selama 3 tahun ini, dia hampir selalu ada ketika dicari.
Untuk pertama kalinya, menghilang tanpa kabar, tanpa pamit, dan tidak bisa ditemukan.
Dia tidak menahan rasa kesepiannya, dan keluar mencari pria gila itu.
Mengingat Agnes sedang hamil anaknya sendiri dan pergi mencari pria gila itu, Mike merasa sangat marah dan merasa dadanya hampir pecah.
"Aku tidak melakukannya!" Hari ini adalah hari yang sangat berat, bertemu dengan Mike membuatnya semakin tertekan, dan merasakan emosi yang dia sembunyikan selama ini sudah mencapai titik puncaknya.
Sedikit lagi akan meledak.
"Benar, kalau begitu aku harus benar-benar memeriksanya." kata Mike, lalu dia menggendong Agnes keluar.
Meskipun hati Agnes sudah sangat marah, jatungnya juga berdetak sangat cepat, akan tetapi masih masih mencoba menekannya, dan melakukan aksi-aksinya.
Mike sangat marah, dan dia pasti tidak akan melukai bayi yang ada di perut Agnes.
Novel Terkait
Lelaki Greget
Rudy GoldAsisten Wanita Ndeso
Audy MarshandaGadis Penghancur Hidupku Ternyata Jodohku
Rio SaputraCinta Di Balik Awan
KellyNikah Tanpa Cinta
Laura WangBaby, You are so cute
Callie WangBalas Dendam Malah Cinta
SweetiesMy Secret Love×
- BAB 1 Saya Adalah Kakak Ipar Kamu
- BAB 2 Siapa Pria Liar Itu
- Bab 3 Aku Akan Menikah
- Bab 4 Menyerangnya
- Bab 5 Bermaksud Menggodaku?
- Bab 6 Dia Sungguh Ketat
- Bab 7 Foto Tanpa Busana
- Bab 8 Dia Ingin Menikah
- Bab 9 Musibah Keluarga AGNES
- Bab 10 Dia Ada Di Belakang Layar
- Bab 11 Hamil
- Bab 12 Menjadi Pengiring Pengantin
- Bab 13 Biarkan Kamu Mati
- Bab 14 Melarikan Diri Dari Kematian
- Bab 15 Memungkinkan Janin Berbentuk Cacat
- Bab 16 Bantu Dia Untuk Membalas Dendam
- Bab 17 Tidak Tahan Akan Kesepian
- Bab 18 Dia Sangat Membencinya
- Bab 19 Wanita Yang Berpikiran Jahat
- Bab 20 Saling Menyakiti
- Bab 21 Siksaan Yang Kejam
- Bab 22 Hal-Hal Paling Menyakiti Di Dunia
- Bab 23 Menemaninnya Mengambil Foto Pernikahan
- Bab 24 Siapa Yang Bisa Tertawa Sampai Akhir
- Bab 25 Penyakitnya Kambuh
- Bab 26 Kamu Yang Mencelakannya
- Bab 27 Dibutakan Oleh Cinta
- Bab 28 Hidup Dengan Damai
- Bab 29 Menemani Disisiku
- Bab 30 Kebahagiaan Yang Sulit Didapat
- Bab 31 Ciuman
- Bab 32 Kesedihan Mike
- Bab 33 Iri
- Bab 34 Bukti Sudah di Tangan
- Bab 35 Acara Pernikahannya
- Bab 36 Balas Dendam Dimulai
- Bab 37 Kebenaran Terungkap.
- Bab 38 Pria 3 Tahun Yang Lalu
- Bab 39 Aku Mau Pergi
- Bab 40 Biarkan Dia Pergi
- Bab 41 Tidak Akan Mencintai Orang Lain
- Bab 42 Donasi Organ Tubuh
- Bab 43 Merasa Bersalah Atas Kebaikannya
- Bab 44 Kekelaman Hati
- Bab 45 Kejahatan Apa Yang Kamu Perbuat
- Bab 46 Mengucapkan Salam Perpisahan Kepada Gerry
- Bab 47 Pasti Akan Ada Ganjarannya
- BAB 48 Bersama Selamanya